About Me

Foto saya
Jakarta, Indonesia
Take the way you want and kick the threat. Running with full speed like a deer. And loud of laugh!
Tampilkan postingan dengan label Corat Coret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corat Coret. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2015

Terselimut Awan

Aku menutup mata di bawah angan
Melayang-layang terbungkus mimpi
Jutaan bintang tak menatap hati
Seolah tak terpandang tertutup awan

Terjerat dalam indahnya rembulan
Menutup gelapnya langit diangkasa ini
Ketika pagi menyapa sang mentari
Cahaya memperlihatkan segala kenyataan

Biarkan saja hujan membasahi luasnya lautan
Karena esok matahari bersinar terang menghangati
Apakah pasir akan mengering dipinggir pantai
Sebab deburan ombak senantiasa menggantikan hujan
  
Berlabuhlah disetiap pondok kelapa yang beriringan
Atau belari ke ujang pantai penuh visi
Sembari pagi menjelang melalui  kuning kemerahan setiap hari
Karena disanalah akhir perjalanan

Rabu, 18 Juni 2014

Pahlawan Tanpa Topeng

"HATRED" is a horror word in the world. 

Bagi yang belum pernah merasakan atau mengalami hal ini, disarankan jangan pernah merasakan bahkan mencobannya. Efeknya jangka panjang dan berakibat buruk pada kebahagiaan. Seriously. Manusiawi sih memang benci seseorang. We are not GOD and we are not Angle yang penuh dengan kasih, but we are a creating by GOD. Setidaknya kita serupa gambar Allah kan? Jadi tidak membenci seseorang itu baik adanya.

Ya... Ya... Ya... Manis di bibir pahit di hati! Ngomongnya sih  mudah banget tapi kalau di inget-inget kejadiaan saat itu, kejadian menjengkelkan yang menciptakan "HEATRED" -  kok rasanya seperti bom atom yang meledak seketika itu juga ya. I decided to forget but when the memories throwback, saat itu juga hatred muncul kepermukaan. Seperti tsunami Aceh beberapa tahum silam yang memporak-pondakan kota.

Waaahhh.... Tidak masuk akal. Menyebalkan!

Ini sangat-sangat menggangu, serius. Manusiawi, oke manusiawi kalau itu timbul tenggelam. Untungnya ini jadi pergumulan pikiran sendiri, gak sampe berpengaruh ke orang di sekeliling.

Then what? Try to forgive those who make you angry. Oh no.... Try to forgive yourself, then forgive them :) Tidak malu mengakui kesalahan sendiri itu menurut gue pahlawan tanpa topeng masa kini sih. Terlalu banyak muka-muka kanvas di era ini, terlebih selfish. Mengutamakan kebahagiaan dan hati sendiri dan melupakan ada orang yang tersakiti. Mungkin gak sadar. Nah karena gak sadar nya itu, tertutup jiwa sosialnya. 

HAH? 


Keep Spirit Mid-Week!

Jumat, 23 Mei 2014

CHILDHOOD

Flashback when childhood!
Berasa kangen gak sih mau kembali ke masa lalu, masa remaja, bahkan masa kanak-kanak? Beberapa kali setiap liat anak sekolah dipinggir jalan, gue kangen hidup lagi di masa-masa itu. Beban tidak seberat saat sudah dewasa. Karir, finansial, asmara, pernikahan, keluarga, masa tua yang tidak akan ada habisnya.

Jaman kuliah itu udah cukup berat untuk gue, maklum kampus didikan strength dari para suster buat gue kurang leluasa bergerak kesana kemari. Waktu udah habis untuk jadwal kuliah yang padet plus tugas yang super duper merayap setiap minggu nya. Setidaknya gue masih bisa menikmati haha-hihi bareng temen-temen di kost an.

Jaman Sekolah, yang kata mereka-mereka sih jaman paling asik selama hidup manusia. Hmm...I agree for that, think so. Era ini adalah era paling menyenangkan buat gue. Masalah di era ini cuma 1, UJIAN! Selain itu kebanyakan haha-hihi. Dulu, bangun pagi itu bukan sesuatu hal yang berat. Mungkin karena istirahat malam yang lebih cepat ketimbang saat ini. Setengah hari di sekolahnangkring, siang tidur, sore nonton tv, malem belajar, tidur deh. Weekend main. Santai banget rasanya.
Dan yang paling menguras tenaga dan pikiran itu kalo lagi suka sama orang, aiihhh.... Jantung gak berhenti berdegub dan otak gak berhenti berpikir. Papasan aja bikin keringet dingin, disapa hampir stroke, malem nya gak bisa tidur. Muahahahahha. Remaja....

Then, yang sangat-sangat seringan kapas itu masa kanak-kanak. Rasa sakit paling cuma di dengkul kalau jatuh dari sepeda, beda begitu beranjak dewasa sakitnya setinggi hati :'( 
Sekolah cuma beberapa jam, mainnya banyak, diajak jalan-jalan terus. Yaahh, mentok-mentok yang bikin males kalau jam nya les aja. Kalau berantem sama temen hari ini, besok juga udah cengangas cengenges lagi. Kalau sekarang, disakitin dikit bencinya selaut. 

Main sepeda, masak-masakan, barbie, pake-in lipstik heels mama, di pukul karena ngabur gak tidur siang, lari sana lari sini, petak umpet, manjat tembok, jatuh, nangis, ketawa, berantem. Aduh, ini masa yang PALING MENYENANGKAN sih sebenernya, menurut gue. And I miss that moment. I want to back again. I need to feel a free era like that. 

Bukan berarti masa sekarang gak bahagia sih. Honestly, sometime I felt so bored with routinity. I love work, I love to learn, I love to do many things. Yeah.. But, sometime lah, Boring ketika hal-hal itu saja yang dikerjakan. Seperti need a new untuk dilakukan gitu. 

Hmmm.. Kenapa dulu cuma kerjain PR aja kok rasanya gak ada bosan-bosan nya? Well, entah lah. Mungkin karena semakin dewasa semakin open mind banyak hal yang harus di capai. 

Whatever that, pengen aja punya mesin waktu nya doraemon. Kembali ke masa dulu dengan pola pikir di masa sekarang. Atau mengulang hal-hal buruk menjadi baik :) Seperti rajin makan wortel gitu biar gak pake kacamata atau gak baca komik sambil tiduran. Hihihihi...
Will be good kali ya. Fun! Hahahahaha... 

Silahkan bermimpi :* 

Have a Nice Friday! 
Happy weekend.

Kamis, 22 Mei 2014

To Be LIVED!

~ a relationship just needs to be lived and hope that everything will be fine until the end.

After a few month together with your partner, you will realize that many things not as you expected. Not romantic, not fully care, not perfect like when the first you met them.

Calm down!

Setelah sekian lama bersama kita tidak perlu lagi memberi signal apa yang kita harapkan atau kita inginkan, kita cukup mengatakan terbuka setiap keinginan-keinginan kita. Tidak perlu lagi berbagi kabar setiap detik, tidak perlu menjada image, saling mengerti dan mengetahui setiap kebiasaan partner. 

Then! Is not the point...

Setelah sekian lama bersama itulah akan muncul nightmare, mulai bertengkar karena semakin mengenal sifat masing-masing, merasa bahwa partner tidak sempurna, saling menuntut, atau merasa semakin bosan.

Well.. Well.. Well... How come?

It's only about time, about we do so many together everyday and everytime. Together. 

But, most important should we remember that we start together with love, the ending should be together also with the same love. If we can love them the past why we cant love them now or in future? 

So the point like the first that I wrote:

a relationship just needs to be lived and hope that everything will be fine until the end.

Terlepas dari semua harapan dan perhitungan yang sudah kalian lakukan, kita akan tersadar bahwa hubungan itu hanya perlu dijalani. Sambil berharap bahwa semua akan baik-baik saja sampai nanti.

So then, no need to worry. Just keep with trust. 

Be Happy all....

- Salam Super Penuh Cinta di Kamis Sore-






Rabu, 18 September 2013

"Stop when it should be stop"

"Stop when it should be stop"

Kalimat itu terlintas saat malam menghabiskan sisa waktu dengan berenang sepulang dari kantor. Kolam renangnya cukup luas dan panjang, ukurannya mulai dari 1 meter - 3 meter dengan kelipatan 0.5 meter. Awalnya gue mencoba di ketinggian 1.5 meter, tapi lama kelamaan lelah juga karena panjang yang cukup menghabiskan napas. Dengan pede gue langsung melompat masuk dan ingin mencapai tepi kolam tapi ternyata napas ku tidak cukup dan mengingat aku tidak pandai berenang, jadi sewaktu napas habis gue kesulitan bernapas karena tinggi yang pas-pasan juga. Alhasil memaksa dengan kekuatan super supaya bisa cepat mencapai ujung. Hosh...  Hosh.... hands up deh, pindah ke kolam 1 M aja. Hahahaha.
 
Masalahnya belum berakhir kawan! Meskipun udah ditempat yang lebih rendah tetep aja loh ngos-ngos-san. Hahaha, emang keterlaluan tuh panjang kolamnya. Gue butuh 3 kali berhenti untuk ambil napas, padahal di kolam normal gak perlu berhenti. Woaaahhh!!! Disitulah kalimat "stop when it should be stop" mendadak terlintas. Saat itu gue memaksakan diri untuk tetep berenang meskipun kehabisan napas. Sesampai di tepi kolam, baru deh beberapa wajengan dari diri sendiri keluar.
"Kenapa harus memaksa diri sih kalau gak sanggup? Kebiasaan deh, kalau mau ini itu pasti mikir A.B,C untuk bisa capai".

Yes, its me. Semacam over, tapi gak salah kan kalau berusaha sampai titik darah penghabisan?

Dari bertanya gue bisa menjawab sendiri, entah untuk aplikasinya. Berusaha, all out, fight itu gak salah, tapi semua itu ada kapasitasnya. Berhentilah disaat lelah, istirahat dulu, jangan K.O duluan padahal waktu masih panjang. Tenang saja. Kalau kita lakukan bagian kita dengan baik, Tuhan akan melakukan bagiannya dengan SANGAT baik kok. Jadi saat itu udah menjadi bagian untuk bisa kita dapat, Tuhan punya cara untuk memberikannya.

Sometime I look so wise ya? Hahahaaha.... Iya, wise. Sometime. Biasanya kalau habis di lempar dari langit jadi sadar ada banyak hal yang harus dilakukan.

So so lah. Intinya sama aja kayak mencintai, kalau memang sudah saatnya berhenti, berhenti aja. Ketimbang capek. Ketimbang washting time. Ketimbang semakin down.

Yang bijak itu adalah berhenti mencari alasan "kenapa", tapi berpikirlah "bagaimana". Karena alasan hanya akan menjadi sebuah alasan. :)

Think Wise!

Salam Super!
Super Bros.

Kamis, 12 September 2013

Haha-Hihi

I need extension time for my days. Kalau kemarin gue ngerasa butuh banyak aktivitas untuk melupakan sesuatu kenyataannya berbeda setelah dijalankan, saya kekurangan waktu. Lagi sibuk-sibuknya banget di kantor karena ditinggal rekan kerja dan belum ada penggantinya, jadi mau gak mau ngerjain 2 posisi. PLUS, awal semester itu lagi gak bisa bolos jadi terpaksa deh tuh jadwal makin padet.
 
Tapi itu jauh lebih baik, karena menandakan bahwa gue bukan pemalas dan tidak membiarkan diri merleyeh-leyeh di kamar sembari bla bla bla. Malah ya, sampe rumah tiap hari udah cukup malem, mandi, makan, niat mau baca buku, nonton atau sekedar main game jadi gak sempet karena udah keburu ngantuk. Pagi bangun ngepas, kekantor, Haha-Hihi, kuliah, dan sebagainya dan sebagainya.
 
Menyenangkan sih. Serius! Gue ngerasa kadang jauh lebih baik tangan dan kaki bergerak ketimbang goler-goler gitu, bahkan saat lagi hectic sering terbesit "Woahhh, seruuuu!" ketimbang waktu deadline selesai. Aneh atau freak ya? Pokoknya gue suka melakukan sesuatu!! TITIK.
 
Weekend juga suka bingung mau main sama ini atau itu ya. Yang ini yang selalu support tapi yang itu kangen juga udah lama gak ketemu. Hahahaha..... Sumpah gue gak ngerti tujuan up date blog hari ini untuk apa. Mungkin semacam pencitraan atau pembuktian diri kali ya. Entahlah.
 
Lets gooo!!! Hari ini bersenang-senang dulu deh meskipun kerjaan seeeabreekkk!!!
 
See yaaa....

Selasa, 10 September 2013

Hidup ini Bukan Mie Instant

Good Morning every people! I just miss to write again, write a thousand positive words and share to all of you. I learn many things from around a month ago. MANY THINGS.
 
Hari ini gue teringat apa-apa saja yang gue lakuin selama 3 tahun terakhir, eh.. oke, 5 tahun terakhir. Naik dan turun, seneng dan sedih, semangat dan runtuh, masalah dan jalan keluar, semua udah gue rasain. Sekitar tahun 2009, gue mulai mengerjakan kegiatan sosial dan ketemu banyak orang, jadi pendengar masalah adik-adik remaja, tertawa, tertawa dan berpikir bagaimana orang lain juga bisa tertawa.
 
Keadaan berbalik dipertengahan tahun 2011 dimana gue menjumpai masalah complicated sepanjang sejarah hidup manusia, hahahaha, apalagi kalau bukan masalah hati. Runtuh iya tapi gue masih bisa tuff untuk melanjutkan hari-hari gue. Well, done for that karena gue dapat obat penawar racun tahun lalu, tepat sekitar bulan saat ini dan akhir tahun lalu sampai bulan lalu di tahun ini (ribet kan? hanya penulis yang mengerti). Masalahnya obat penawar racun itu tidak ampuh lagi bahkan kadarnya berdampak buruk buat tubuh. Its only a matter of dose yang berlebihan dan salah dalam penggunaannya. Harusnya 1 x 1 sehari malah di minum 3x1 sehari, ya malah jadi racun buat tubuh.
 
Well... whatever about the poison, main point for this topic is about dream, focus and time. Judul yang tepat untuk tulisan ini mungkin "Hidup Bukan Mie Instant", wiiihhh, cadaasss...
 
Setahun belakangan ini gue terlalu sibuk sama diri sendiri, kerja, kuliah, hati, jalan-jalan, sampai lupa sama visi misi hidup, lupa sama impian, lupa sama target hidup. Dan saat ini kembali disegarkan lagi akan hal itu. Gue terlalu bersemangat seperti tumpah. Karir yang gue impikan, launching buku perdana, orang sekeliling yang bangga sama kerja keras gue. Mandiri, bisa berdiri sendiri dan pembuktian bahwa gue bukan wanita lemah. Hampi 25 tahun gue hidup, sampai tahap ini gue bisa berdiri itu semua karena usaha keras dan dukungan orang-orang tersayang. Jadi, poinnya adalah every people have a chance to be better and start from themselves. Jadi bullshit untuk kata-kata tidak mampu, karena gue menyadari betapa tidak berharganya kata tersebut.
 
DREAM! Semua dimulai dari mimpi, angan-angan. Pencapaian tidak akan berlangsung selama mimpi tidak ada. Bermimpi itu tidak salah, bahkan bermimpilah setinggi-tingginya. Ibaratnya gini, seorang nelayan menyebar 10 jala, minimal 2-3 jala pasti dapat ikan kan? Begitu juga bermimpi, mimpikan aja sebanyak mungkin pasti ada 2-3 impian yang akan tercapai. Semua dengan usaha.
 
FOCUS! Ini hal terpenting, jangan pernah berharap mimpi akan berubah menjadi kenyataan kalau tidak fokus. Jalan tidak mulus itu hal lumrah, janga berharap juga kalau jalanan semulus jalan tol atau jembatan Suramadu. Di Indonesia masih banyak jalan-jalan rusak. Its mean that DREAM kita bisa melalui jalan kerikil. Tapi tenang saja, kalau kita fokus semua bisa terlewati kok. Jangan mau terkecoh ya, sometime we get intimidation from right and from left tapi itu semua lagi-lagi bisa dilewati dengan fokus.
 
Oh iya, pagi ini gue baca postingan kakak gue, entah ini nyambung atau enggak sama topiknya. She wrote "When you feel not happy on sometime, fake a smile and move on". Semua itu berawal dari diri sendiri. Gue juga suka ketawa kalau inget kemaren-kemaren terintimidasi dengan kelemahan diri. Semua itu cuma mau mengkecoh diri gue supaya gak fokus. Ohh... Tidak bisa :)
 
TIME! Seperti judulnya bahwa hidup ini bukan mie instant. Mie instant aja butuh 3-5 menit supaya bisa dinikmatin. So, waiting and patient baby bala-bala. Take a time and enjoy the process.
 
Jadi........ Mari kita lakukan yang terbaik. Karena saat kita melakukan bagian terbaik kita, Tuhan akan melakukan bagiannya. Don't Worry Be Happy :)
 

Selasa, 20 Agustus 2013

Terik Mentari

Kali ini aku seperti merasa seperti ada di tengah sungai, berenang dengan aliran yang tenang. Namun masih linglung apa yang aku rasa, khawatir akan jarak didepan sana. Apakah tetap tenang seperti ini atau aliran akan semakin deras? Aku gak tau medan ini. Sejujurnya aku tak pandai berenang seperti yang kamu tau, aku takut kalau-kalau tenggelam, semua akan selesai.
Semakin berenang, aku semakin bisa melihat kamu. Kamu sedikit turun dari langit, kali ini aku lihat keberadaan mu diatas tebing yang tinggi. Aku masih kesulitan menjangkau mu. Sinar matahari menutupi wajah mu, padahal aku rindu sekali ingin melihatnya.
Sayangnya, aku gak ngerti gimana cara supaya bisa naik ke atas tebing. Aku lihat tali ditangan mu tapi kamu gak mau kasih itu ke aku. Tidak ada bebatuan yang bisa ku pijak. Aku hanya punya pengharapan dan usaha untuk membuat mu membantu ku naik. Kenapa kamu sulit sekali ku jangkau sih? Kerongkongan ku kering, menelan ludah saja sudah tak bisa. Rasa air sungai ini cukup pahit, aku gak sanggup menelannya.
 
Aku tunggu kamu di bawah ya. Ulurkan tangan mu. Dengan tali itu. Oke?

Sabtu, 10 Agustus 2013

nothing!

Nothing!

just cant do anything.

just feel 1 thing

just think about something

just remember for 2 things

just try to close my eyes

for

final.. I understand that....

I HURT today.

Jumat, 02 Agustus 2013

Life (or/ and) Love of Cycle

Kelas Produk dan Merek ada materi mengenai Metamorphosis of Product yang membahas bagaimana awal dari suatu produk lahir dan berakhir dengan kematian.
 
 
 
  1. Tahap pengenalan akan produk kepada konsumen, semua masih baru, info yang dimiliki konsumen tidak banyak sehingga diperlukan pengenalan akan produk itu sendiri. Seberapa hebat produk dan keuntungan-keuntungan yang bias didapat dari produk tersebut sehingga tidak mengecewakan. Penjualan masih rendah.
  2. Tahap dimana produk bertumbuh karena sudah mengenal seperti apa produk tersebut sehingga konsumen tertarik. Disinilah pertumbuhan terjadi atas dasar saling menguntungkan dan menjadi saling membutuhkan satu sama lain. Penjualan sudah meningkat.
  3. Tahap kedewasaan antara produk dan konsumen, sudah terlalu lama pengenalan akan produk dan kejenuhan akan terjadi. Dibutuhkan promosi atau inovasi baru akan produk untuk menghindari kejenuhan dan ditinggalkan sang konsumen. Penjualan meningkat kemudian menurun.
  4. Tahap kematian, dengan adanya produk lain sebagai kompetitor yang bermunculan akan mengakibatkan produk ini mengalami penurunan drastis. Kejenuhan itulah sebagai penyebab utama. Penjualan pun turun sangat curam.
 
 
Sama halnya dengan hidup, dari kecil kita diperkenalkan akan dunia yang belum kita mengerti seperti apa wujud kehidupan ini. Bertumbuh bersama dunia dimana merasa bagian dari dunia dan mencoba hal-hal menyenangkan di dunia ini. Menjadi dewasa ditengah-tengah dunia, sudah mengenal secara dalam akan kehidupan dunia ini, merasa jenuh karena sudah terlalu banyak hal yang terjadi baik senyum maupun air mata. Kematian pun mengakhiri karena sudah terlalu banyak tahu dan sudah terlalu banyak yang sudah dilakukan serta kesempatan yang diberikan. Time is over.
 
Bisa dikaitkan juga dalam percintaan mungkin.
 
Saling mengenal satu sama lain, sudah merasa klop dan memutuskan bersama, masa jenuh karena akhirnya tahu tidak semua indah dan banyak keburukan yang belum terlihat. Mungkin ada kompetitor. Komunikasi yang awalnya tinggi sekarang menurun. Masa pencarian inovasi. Terakhir kematian. Bisa jadi kesepakatan terputus.
 
Tapi manusia bukan produk. Memang ada kesamaan dalam life cycle tersebut tapi dalam hal ini seharusnya ditambah menjadi 5 tahap, dimana tahap ke 4 adalah tahap pemulihan dan terakhir baru kematian saat pemulihan doesn't work. Life is a choice. Boleh pilih 4 tahap, boleh pilih 5 tahap itu.
 
Sometime I feel worry when I had to face that step of growth until decline. Can I pass it? Need recovery? or decline is a final decision?
 
 
 
 

Kamis, 11 Juli 2013

A Good Things Will Happened

GOD will create a good scenario for my career. Optimis aja kali ini jalan keluar menuju kemenangan. Haiyaahh.. Huehuehue....
 
Well, berbicara soal pekerjaan, gue mau gosipin partner kerja gue, sebut saja si Inang. Kadang dia menyebalkan, kadang sinis, moody-an, keras, gak suka ditindas, ngerjain orang yang usil ke dia, 50% sifatya dia menyebalkan. TAPI, disisi lain I VERY VERY VERY LIKE HER dalam bekerja. Gue bersyukur banget bisa ber-partner sama dia.
 
Si Inang ini gak pernah nyalahin kalau kita khilaf bikin salah, yang keluar dari mulutnya "nanti kita pikirin lapor masalah ini gimana". Jadi sejauh ini masalah ada untuk diselaikan bukan untuk dipermasalahkan. Appreciate! Gue belajar a true partnership itu seperti apa dan belajar team work itu bagaimana. Selama ini kita saling share dan back up satu sama lain dan saat yang satu gak bisa, yang lain bisa menggantikan. Gak perlu repot ketakutan kerjaan gak selesai kalau sewaktu-waktu harus cuti mendadak karena si partner sanggup menggantikan. See? Menyenangkan bukan.
 
Permasalahannya, saat ini dia mau meluncur ke dunia barunya dan gue gak siap ditinggal dia.... ahik :'( . Masalahnya bukan pada "deskripsi pekerjaan"nya, tapi "factor" lain yang bikin gue gak mau untuk berjuang sendiri. Sejauh kerja bareng, gue dicocolin supaya jadi batu yang gak gampang ditindas. Agak menyeramkan memang, tp inilah hidup. Inilah dunia pekerjaan. Siapa yang gak mau berubah dia akan tertinggal jauh.
 
Nah, ceritanya gue lagi mencari dunia baru gue dan berharap banget hari ini Tuhan buka jalan. Semogaaaaa...... Semooooogaaaaaa... Aku mohoooonn :)))) Kalau kali ini lolos, banyak banget yang mau gue aplikasiin dan pengen bereksplooorrr riaa. Yuhuuuuuuuu
 
A things good will come when we plan a good things also.

Jumat, 05 Juli 2013

Management Boredom

Bosan sejadi-jadinya. I need something new when I felt everything just like routinity. Boring!
Langsung buru-buru cari pengalihan, soalnya bosan itu sangat menyebalkan. Kalau di kantor jenuh melanda, biasanya gue alihin dengan.. hmmm, nulis, asal gak ada deadline aja curi waktu dikit wajarin dikit aja ya. Hehehehe. Diluar kantor, biasanya gue cari orang lain untuk meet up. Sayangnya sobat gue udah mulai sangat sibuk jadi agak susah ajak dia main. Siapa lagi yang bisa temenin gue selagi gue bosan? Memang harus kreatif biar gak bosen. Diri sediri mampu ngatasin rasa itu. Gak perlu orang lain.
 
Ke toko buku akh....

Senin, 28 Januari 2013

Paradigma

Kenapa ada jenis orang yang sulit sekali mencoba untuk mendengarkan penjelasan terlebih dahulu baru berkomentar apa yang ada di isi kepalanya? Memberi kesempatan kita untuk berbicara tanpa berkomentar itu-itu saja. Padahal yang mau kita jelasin itu berbeda dari paradigmanya.
 
Kemudian, ada orang yang sulit sekali menerima pendapat lawan bicaranya, apa yang dianggapnya baik itu yang terbaik untuk orang lain. Padahal belum terntu apa yang baik bagi dirinya baik untuk orang lain. Self center. Selfish.
 
Dan di sisi lain, ada orang yang kesulitan untuk menyanggah pendapat orang lain meskipun tau tidak sesuai dengan hati dan kebenaran yang ada.
 
Itu kah yang namannya hidup? Penuh variasi.

Kamis, 06 Desember 2012

LINGKARAN

Keluarga, Sahabat, Pacar.... Relation yang paling penting dalam hidup.
 
Ada yang mengatakan bahwa mereka.....
 
Seperti lingkaran
Tidak berujung
Tidak berawal dan tidak berakhir
Kadang dia atas dan kadang di bawah
Namun tidak akan pernah putus
Karena mereka lingkaran.....
 
You Know Someone is a true people when you are about to break down and cry but they will say the stupidest thing to make you smile...
 
 
Isn't about whom you've known the longest It's about who came and never left your side.....



Seperti gunung yang nampak lebih agung
dari padang dan ngarai.

PALING

Ada orang yang merasa dirinya paling tau tentang ini itu, paling berpengalaman, paling jago dan paling mengerti keadaan yang lain.

Di sisi lainnya

Ada orang yang tau tapi pura-pura tidak tau keadaan yang lain, selfish dan yang terpenting I SAFE and I COMFORT dengan keadaan sekarang.

Jumat, 21 September 2012

Happy for TGIF

Sesaat gue merasa cukup bangga waktu sampai dikantor, duduk, buka laci, buat to do list, nyalain komputer, cek email dan mulai bekerja sambil nyeruput teh hangat yang disedian Mbak Aeni - OG ter-GAUL seseantro kantor gue. Apa yang harus dibanggain? Adalah ketika gue ingat udah bisa cari uang sendiri. Tepatnya bukan itu sih, semacam ada rasa senang saat gue disibukkan oleh beberapa pekerjaan yang terkadang buat gue gak sempet nge-cek TL atau chatting dengan beberapa orang di list YM.

Gue inget waktu pertama kali kerja diperusahaan lokal daerah Cideng (~tepatnya Tanah Abang. Sometime gue ngerasa malu nyebut tempat itu, kayak kerja di salah satu counter baju pasar Tanah Abang) sebagai Sekretaris Direktur sekaligus Owner. WOW!!! Sibuknya luar biasa sampe telat makan setiap siang dan lupa untuk nenggak mineral. Mondar mandir pake heels 7 cm atau angkat telepon tiap menit itu hal yang biasa dilakuin. Terlebih gue bisa pulang diatas jam 8 malam "paling cepat". Waktu itu gue ngerasa kantor ini menghancurkan masa muda gue!!! Setiap temen yang ngajak makan atau main sepulang kantor, hanya bisa jawab jawaban yang sama "Sori, lembur" dan mereka pun pergi ketawa-ketiwi bercanda gurai dan bersenang-senang.

Beda saat gue pindah ke kantor baru. Atmosfer yang sangat jauh berbeda. Tenang ~ cuma suara printer, server yang tepat di samping gue, keyboard dan kertas dibolak balik. Boss gue pun cukup mandiri, mungkin karena orang Jepang jadi terbawa ke-mandiri-annya. Awal gue kerja disana gue cukup seteres juga, bukan karena overload-nya kerjaan tapi karena sedikitnya yang bisa gue kerjain. Mungkin sindrom dari ke-hectic-an menuju ke-santai-an.

Hal ini yang kadang menyebabkan gue rindu teramat sangat untuk bekerja yang cukup mencuri perhatian gue sekitar 9 jam. Menurut gue terkesan keren saat bisa mengaplikasikan time management untuk setiap pekerjaan, sibuk menyelesaikan dan mendapatkan kenyataan bahwa pekerjaan itu benar dan sangat membantu boss dan terkesan "dibutuhkan". Sound so cool, kan?

Nah hari ini waktu gue sampe kantor, nyalain komputer, cek email, buka laci liat pending-an kerjaan dan ngetik laporan sammbil nyeruput teh anget itu rasanya kok nikmat banget ya. Ada apa iniiihhh??? Kenapa gue begitu bahagiaaa pagi ini? Apa karena macet tidak terlalu parah? Atau mengingat ini hari jumat dan harus bilang "OH, TGIF!"???? Sepertinya hanya karena gue suka bekerja deh.

Jadi inget 1 hal waktu awal gue mulai lanjut kuliah lagi sambil bekerja. Total 7 hari bikin gue cuma absen muka di depan bokap nyokap dan sempet tumbang karena kerja, main dan kuliah menjadi hal terpenting buat gue. Alhasil gue disuruh berhenti kerja sama bokap untuk lanjut kuliah aja. Wow.. Wow.. Wow! Gue sempet ngamuk saat itu. Untung aja gue berhasil ngeyakinin kalo gue bisa ngelewatin tahap ini.

Well, betapa beruntungnya mereka yang bisa bekerja terutama memulainya diusia muda. Over pekerjaan atau kekurangan pekerjaan itu hal wajar yang terjadi dalam dunia kerja. Saat sedang dalam masa berlebihan nikmatilah karena suatu saat kekurangan pekerjaan akan dirasakan ATAU saat dalam masa kekurangan nikmatilah karena pekerjaan akan datang bertubi-tubi. Yang pentiiiiingggggg... HEPPIIIII!!!!

Gue sih suka ada kegiatan, entah cuma sekedar nonton pilem ato berkutat dengan MICROSOFT WORD selama berjam-jam. Yang penting tidak untuk golar goler diatas tempat tidur tanpa benda apapun.

HAPPY ENJOY YOUR DAY AND IMPROVE YOURSELF GUYS....

TGIF... TGIF...TGIF...TGIF *suara ketiperi berkumandang*

Kamis, 16 Agustus 2012

PLAN TO HOLIDAY

Liburan menjelang! Agak aneh kalo karyawan punya libur panjang, macam anak sekolahan. Gue mau memaksimalkan liburan kali ini, terlebih kampus juga udah libur semester. Double U-O-Double U "WOW"! Exactly! Sekitar 1 minggu liburan ini, gue akan buat time table, hahahahah....

17 Agustus 2012

UPACARA BENDERA! Oke ini gak mungkin karena gue bukan PNS dan bukan anak sekolahan. Walaupun gue jadi mahasiswa lagi, untungnya mahasiswa itu udah gak upacara. Sip, gue akan ganti dengan:
1.      Jogging sama Mama. Udah di book! Semoga gak ketiduran ampe siang
2.      Beres-beres rumah, berhubung ini rumah baru selese jadi alangkah indahnya kalau rapih-rapih sebelum kembali ke realita. Kamar harus rapih dan menjadi tempat menyenangkan guee!!!
3.      Mau buat spaghetti ahkkk
4.      Nonton DVD ampe matahari muncul kembali

18 Agustus 2012

HAPPY BIRTHDAY MY BROTHER!
Sehubungan banyak banget pengeluaran bulan ini, banyaknya kebangetan, jadi gue gak bisa beli kado ataupun kue. Jadi gue ngikut orang rumah aja mau ngapain. Lagian karena udah gede, udah jarang ada perayaan juga sih. Kegiatan lainnya yang mau gue kerjain:

1.      Nonton DVD lagi. Atau berharap NCIS ada dari pagi sampe malem, gue akan ngoles lem besi kepantat didepan TV gue biar gak pindah  kemana-mana.
2.      Sehubungan gue juga gak punya pacar, dan temen-temen lain juga sibuk mau lebaran, gue akan seharian dirumah dan bikin ES BUAH!

19 Agustus 2012

Hari minggu dan Hari Sabat! Gue akan:

1.      Masih Nonton DVD atau film lainnya
2.      Kegereja di sore hari
3.      Nge-premanin Kakak-Abang main, pulang Gereja

20 Agustus 2012

1.      Masih dooonggg, nonton pileemmm, baca buku, browsing, berleha-leha
2.      Jemput si Bencong ke airport di malam hari

21-22 Agustus 2012

TRIP SNORKLING & EXPLORING 1000 ISLANDS wif Bencong and Nova. OYEEE!!!

23 Agustus 2012

Mari kembali ke realita kehidupan menunggu tanggal 24 Agustus  untuk gajian dan membayarkan bla bla bla. Habis deh -___________-“

HAPPY HOLIDAY AND HAPPY LEBARAN ALL

Sabtu, 04 Agustus 2012

MAkna dari Mempertahankan

Mendapatkan itu memang sulit, namun melepaskan itu semudah melepas balon ke udara. Tapi, perasaan saat melepas itu terlalu menyakitkan. Ada makna penting dari mempertahankan sesuatu yang sudah lama kita miliki. Seperti adanya kebiasaan, ini berbicara mengenai mahluk hidup yang ada disekitar kita. Mereka yang ada di hari-hari bahkan di detik hidup kita. Biasanya ada komunikasi namun saat ikatan itu terlepas dan komunikasi itu terhambat, ada rasa yang berbeda. Ada sesuatu yang hilang karena kebiasaan itu pun musnah. Ada bongkahan batu yang mengganjal di dalam paru-paru, menyesakkan seperti tercekik. Tidak nyaman.

Saat kondisi mengharapkan kita melepas sesuatu hal berharga dalam hidup, tidak berarti kita berserah kepada sang kondisi dan melepaskan hal berharga itu. Sekali lagi hal yang akan gue tekankan bahwa hidup itu pilihan dan hidup itu kompromi.

Gue jadi keinget masa-masa kecil waktu bermain, biasanya dalam kelompok ada yang jadi leader, ada yang mudah di bully, atau ada yang bijak. Dan kalau lagi marahan, biasanya ada oknum yang bakal nge-sabotase temen lainnya. Jadi, waktu itu gue pernah berantem sama tetangga gue, dia langsung mensabotese temen-temen lain. Tapi sayangnya, waktu dia lagi tidur siang gue balik mensabotase temen-teman lain, dan gue pun punya pasukan. HAHAHAHAHAHA...

Just a joke!

Ngomongin hal mempertahankan, itu sama hal nya dengan mempertahankan sebuah hubungan, mempertahankan hak atau mempertahankan sesuatu yang pernah kita capai dan patut untuk dimiliki. Setelah berhasil melewati peperangan dan berhasil meraih kembali hak kita, itu rasanya semacam kemerdekaan '45 yang harus langsung hormat di tiang bendera dengan kibaran sang saka merah putih. Ada kebanggaan tersendiri dan perasaan lepas dari belenggu. HAHAHAHAHA....

Atau hal lain yang pernah gue alamin, gue pernah coba mempertahankan hubungan "ASMARA" (aiiihhhhh) dengan sebut saja, Amir! Gue tau dia mau ngelepas gue, tapi berhubung gue udah keburu suka banget, gue berusaha untuk mempertahankan dia meskipun dalam masa itu gue nangis terus, gak nyaman, sakit, gak enak lah. Sampe akhirnya, gue pun memilih untuk ngelepas dia. Awal-awal nangis bombay berlangsung cukup tragis, tapi kesininya gue tau usaha gue mempertahakan itu gak sia-sia. Gue semakin ngerti makna dari mempertahankan itu apa. Poin yang berhasil gue ngerti saat itu:
  1. Mau berkorban
  2. Mau mengerti
  3. Rela menahan keras hati
At least, sekarang gue ngerti kalo ada hal yang memang gak bisa kita raih walau kita berusaha mempertahankan sampe titik darah di PMI! Dan ada hasil dalam mempertahankan, mendapatkan yang kita pertahankan.

Dalam masa ketidaknyamaan, berharap bisa tetep bertahan, berpikir, berpikir dan berpikir! Banyak jalan menuju ROMA.

I WILL TAKE IT!

Selasa, 31 Juli 2012

PEOPLE CHANGING!

PEOPLE CHANGING!

PERUBAHAN ITU ADA, DAN PASTI.

Itu salah satu topik Manajemen Perubahan di Semester ini yang selalu berulang-ulang diucapkan sama Pak Ali, dosen muda di kampus gue. cukup ganteng. Tapi gue ga ngerti deh dia itu sebenernya pinter gak sih, soalnya dia kebanyakan nanyaaaaaa dikelas "menurut kalian kalau ini itu sana sini bla bla bla..." Patut dicurigai yaaa...

Oke, it's not main topic.

Hal yang mau gue sekarang mau bahas itu tentang perubahan setiap orang. Menurut kalian, perubahan itu perlu gak? Dibutuhkan gak? Dan harus berubah gak?
Karena kalian lama jawabnya, gue akan jawan untuk kalian semua. Kurang baik apa gue???
Jadi, perubahan itu perlu, sangat perlu. Perubahan itu dibutukan, teramat sangat dibutuhkan. DAN! Setiap kita harus berubah, HARUS.
Dunia itu berputar Mas Broh, it’s means that we move. Kita bergeser. Dunia juga berubah, jaman pun berubah. Jangan kan jaman, idung Depe aja berubah masa iya kita ga berubah juga.

Mereka yang tidak mau berubah akan lumpuh. Simple-nya gini, waktu kecil kita masih main boneka-bonekaan, kejar-kejaran, pake baju renda-renda, tapi begitu kita remaja itu semua kita stop dan beralih ngobrol dikamar sama temen-temen, ke mall. Itu bagian terkecil dari perubahan dan kita berubah dengan sendirinya. Bisa dikatakan, perubahan terencana akibat tuntutan usia. Gimana dengan tuntutan tidak terencana, yang datang tanpa undangan pulang harus diantar? Sepertiiiii…. Kehilangan pekerjaan, perpindahan posisi kerja, meninggalnya orang yang menjadi penopang hidup kita? Mau tidak mau kita harus menerima perubahan itu untuk tetap bertahan hidup.

Sebenernya itu bahasan terlalu luas, gue mau sedikit men-simple-kan topik ini kearah perubahan sifat dan sikap pribadi. Gue, harus diakuin, ada perubahan sifat  dan sikap dari remaja ke arah dewasa. Gue yang dulu itu cupu (bukan berarti sekarang gaul ya ;)) ), gak berani ada dilingkungan yang hebat sedikit, gak berani naik bis jauh-jauh sendiri, minder gak banyak omong, gampang di bully. SEKARANG! Gue tau gak boleh sombong, tapi apa daya kalo gue udah jadi orang hebat, MUAHAHAHAHHA. KIDDING MBAK BROH!

Waktu menuntut gue berubah, terutama sejak gue kuliah di Tarakanita, dengan wanita-wanita ber-hak tinggi dan wajah riasan, pola pikir yang lebih matang, bahkan cara jalan dan berbicara pun harus gue ubah. Dan gue berhasil ngelewatin tahap itu. Kearah positif

Atau,gue ada dilingkungan anak-anak baik yang ngomong bego tolol aja ga pernah, gue berhasil! Tapi akhirnya, pilihan gue jatuh untuk kembali ke tempat kumpulan orang-orang kampret (seperti TESSA DAN BEATRICE orang-orang kampretnya, muahahhaa). Itu pilihan, remember to life to choose? Siapa yang mau berkomentar kalau gue memilih cara gue sekarang itu salah? Tidak merugikan pihak lain kan, toh gue gak nge-drugs, ngerokok, alkoho-an (70%), free sex dan sebagainya. I’m still a human and once again people change!

Disisi lain, gimana kalau kita memilih berubah karena orang lain, memilih perubahan itu untuk orang lain, hanya untuk membahagiakan orang itu sendiri atau apapun alasannya yang ujungnya untuk orang lain? Gue gak mau bilang kalau itu salah, TO LIVE TO CHOOSE! Tapi dia melupakan orang-orang disekitarnya, orang-orang yang mendukung dia dari jaman batu, yang berusaha peka untuk setiap kondisi hatinya, yang tertawa dan nangis bareng, hanya untuk satu orang itu. Ironis memang, tapi itulah hidup.

Mungkin juga kita gak sadar kalau kita lagi ada ditahap itu, ada orang lain yang bersedih dengan perubahan sikap kita, atau sebaliknya. Disini perlunya intropeksi diri bagi kita yang peka.

GUE, kemungkinan besar (gak mau ngakuin) ada ditahap itu, ada yang sedih dengan pilihan gue ( Sebutin nama-nama dalam hati :p ) tapi gue gak bisa balik arah, jadi sekarang gue mau belok aja, cari jalan baru dimana mereka yang mungkin bersedih bisa berbalik jadi tersenyum saat gue ambil arah baru.

Meskipun kita harus berubah untuk situasi tertentu, bukan berarti semua hal harus kita ubah, Kita sudah dewasa untuk memilah mana yang harus diubah. DAN!!! Kalau kita berharap orang lain menerima perubahan kita, hal yang harus kita lakuin menerima perubahan orang lain juga bukan?

Intinya apa ya gue nulis ini? Kalian ngerti gak sih sebenernya yang gue tulis? Gue sih enggak loh :D

Well, kesimpulannya, peliissssss banget, perubahaan sifat/sikap yang lagi kita lewatin jangan sampe buat orang lain disekeliling kita sedih apalagi ngerugiin orang lain. Inget aja daratan, siapa yang ada buat kita selama ini. Mereka yang tetep suka kita meskipun tau sisi buruk kita dari awal. Don’t make them disappointed.

Sekian dan terima kasih untuk mendengar curhatan saya.

Salam manis selalu dari saya yang tidak lagi galau akibat patah hati #loohh

-ICHA-

Kamis, 21 Juni 2012

When Angry come in'

Sewaktu kesel apa yang biasa bisa lo lakuin? Menurut survey terhadap diri sendiri, hal yang biasanya dilakukan saat kekesalan memuncak di ubun-ubun adalah:


  1. Ngedumel
  2. Cari temen curhat yang bisa meng-iya-iya-kan semua kekesalan
  3. Posting kekesalan di sosial media
  4. Nongkrong
  5. Denger musik
  6. Tidur
  7. Nulis
  8. Nonton
  9. Diam seribu bahasa sama orang yang bikin kita kesel alias MUTUNG
  10. Mengeluarkan seribu nama binatang dalam hati
  11. Mencari cara untuk menghindari situasi tersebut
  12. dan sebagainya.......
SEKIAN DAN TERIMA KASIH.